Jumat, 06 Mei 2011

Fedri berjaya di tasikmalaya corsa motoprix

motorprix-tasikmalaya-01
Berlangsung dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat, Kejurnas Corsa Motorprix 2011 untuk Region II seri ke-5 berlangsung dengan sukses di Sirkuit Bukit Peusar, Galunggung, Tasikmalaya, yang merupakan sirkuit permanen di Jawa Barat.

Daya cengkeram ban Corsa R46 untuk kelas bebek dan Corsa S33 untuk kelas matic produksi terbaik dari PT Multistrada Arah Sarana Tbk. nyata-nyata diuji, baik di lintasan kering maupun basah.

Seperti yang diprediksi sebelumnya, event kali ini benar-benar menjadi ajang persaingan antara pembalap. Nama-nama seperti Fedri Efendi, Adi Bontot, Irfan Chupenk, Rey Ratukore, Alhdila Eka Darma dan Asep Kancil benar-benar membuat adrenalin penonton meningkat.

Penampilan Fedri Efendi (DIY) memang sudah meyakinkan sejak awal. Lepas dari bendera start, ia langsung melaju jauh meninggalkan lawan-lawannya, hingga finish. Di kelas MP1, pabrikan Yamaha mampu menunjukkan tajinya. Para pembalap Yamaha berhasil merebut posisi juara 1 sampai 4, sementara posisi juru kunci direbut oleh pembalap Honda.

Sementara di kelas MP2, Asep Kancil berhasil naik ke podium tertinggi dengan mengalahkan Alhdila Eka Darma, Fedri Efendi, Adi Bontot dan Irfan Chupenk. Asep Kancil (Yamaha SND KYT FDR) meraih poin sempurna 50, diikuti oleh Alhdila 40, Fedri 29, Adi 26 dan Irfan 23.
motorprix-tasikmalaya-02

Berikut ini official result yang ditandatangani oleh Anas Riswanto selaku pimpinan lomba, Roes Bangin (anggota), serta Raymond Gunawan dan Bambang Suryadi (juri).

MP1 - Bebek 125 cc 4T TU - Seeded
1. Fedri Efendi - DIY - poin 34
2. Adi Bontot - Jabar - poin 29
3. Irfan Chupenk - Jabar - poin 29
4. Rey Ratukore - Jatim - poin 26
5. Alhdila Eka Dharma - Jatim - poin 26

MP2 - Bebek 110 cc 4T TU - Seeded
1. Asep Kancil - Jabar - poin 50
2. Alhdila Eka Dharma - Jatim - poin 40
3. Fedri Efendi - DIY - poin 29
4. Adi Bontot - Jabar - poin 26
5. Irfan Chupenk - Jabar - poin 23

MP3 - Bebek 125 cc 4T TU - Pemula
1. Agus Setyawan - Jateng - Yamaha
2. M. Zaki - Jatim - Yamaha
3. Tammy Pratama - Jabar - Yamaha
4. Ananto Rizka - DIY - Yamaha
5. R. Fadhil - DIY - Yamaha

MP4 - Bebek 110 cc 4T TU - Pemula
1. Sulung Giwa - Jatim - Honda
2. M. Sani Irawan - Jabar - Yamaha
3. Wahyu Aji - Jateng - Yamaha
4. Tony Rahmawan - Jateng - Yamaha
5.Agus Setyawan - Jateng - Yamaha

MP5 - Bebek 125 cc 4T STD - Pemula
1. Gerry Laurent - Jatim - Honda
2. Ervantona - DIY - Yamaha
3. Rifky M - Jabar - Yamaha
4. Asep Kurnia - Jabar - Yamaha
5. Rheza Danica - DIY - Yamaha

MP6 - Bebek 110 cc 4T STD - Pemula
1. Ervantona - DIY - Yamaha
2. Rheza Danica - DIY - Yamaha
3. Andi Gilang - Jabar - Honda
4. Asep Kurnia - Jabar - Yamaha
5. Erwin Ridwansyah - Jabar - Honda

MP7 - Matic s/d 130 cc STD - Open
1. Fitra Ramdhani - Jabar - Honda
2. M. Sani Irawan - Jabar - Honda
3. R. Aludona - DIY - Honda
4. Ardhi Satya S. - Jateng - Honda
5. Tommy Salim - Jatim - Honda

Sementara itu, panitia juga membuka delapan kelas tambahan (supporting race) yakni kelas Bebek 2T s/d 120 cc Open yang dijuarai oleh Agni Herton, kelas Bebek 4T 110 cc TU - Lokal Jabar yang dimenangkan oleh Ase Hendriansyah, kelas Bebek 4T 125 cc TU - Lokal Jabar yang dimenangkan oleh Surya Uya Kuya, kelas Matic s/d 155 cc Open yang dijuarai oleh Bangga DS, kelas Matic s/d 300 cc FFA dimenangkan oleh Fitra Ramdhani, kelas Bebek 4T 125 cc TU Open (khusus oli Pertamina) dimenangkan oleh Ase Hendriansyah, kelas Scooter NBR Open dimenangkan oleh Ahmad Black, dan kelas Scooter STD Pemula dimenangkan oleh M. Rizal.

Dari corsa motoprix dan beberapa liputannya

motorprix-ilustrasi-01
PT Multistrada Arah Sarana (MASA) Tbk. kembali mendukung pada event Kejuaraan Daerah Seri I di Sirkuit Parkir Barat JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, 7-8 Mei 2011.

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta dengan Evalube, NHK dan Corsa, ban berkualitas produksi PT MASA. Dalam event ini, PT MASA akan memberi dukungan kepada para pembalap berupa ban Corsa R46 untuk kelas bebek dan Corsa S33 untuk kelas matic.

Ketua Penyelenggara, H Supriyono dalam siaran persnya mengatakan, meski berlabel kejurda, namun para pembalap dari luar Jakarta juga diperbolehkan tampil. Mereka yang berminat bisa mendaftar ke Santana Motorsport di Gedung Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat

Senin, 02 Mei 2011

MotoGP Portugal

Pedrosa Akhiri Dominasi Lorenzo di Lap 25


Terus menguntit Jorge Lorenzo yang memimpin balapan di posisi kedua sejak balapan MotoGP Estoril Portugal (1/5) dimulai, Dani Pedrosa akhirnya sukses meraih kemenangan pertamanya musim 2011. Bukan hanya meraih kemenangan pertama, namun Pedrosa juga membuat Lorenzo harus meletakkan mahkota kemenangan yang selama 3 tahun berturut-turut diraihnya di sirkuit tersebut.

Performa Dani Pedrosa setelah menjalani operasi pada 5 April 2011 lalu, memang cukup fantastis. Ia mampu memenangkan balapan dengan sangat sempurna setelah menguntit Lorenzo sepanjang balapan. Posisi start yang cukup mendukung juga membuatnya bisa melesat langsung ke depan.

Finis di podium kedua, Jorge Lorenzo sepertinya tidak bisa berbuat banyak karena memang performa motornya kalah jauh dibandingkan motor Pedrosa. Makanya setelah ia disalip oleh Pedrosa, Lorenzo tidak terlihat ngotot untuk meraih kemenangan di seri ini. Apalagi perjalanan musim 2011 masih cukup panjang.

Pembalap yang finish di podium ketiga adalah Casey Stoner yang justru tidak mendapat perlawanan dari pembalap yang ada di belakangnya. Walaupun tidak bisa mengejar 2 pembalap yang ada di depannya, namun Stoner mampu menjaga ritmenya dengan pembalap di belakangnya.

Jika Pedrosa meraih kemenangannya 3 lap menjelang balapan berakhir, Andrea Dovizioso justru meraih posisi finish keempat dengan sangat fantastis. Ia mampu menyalip Valentino Rossi tepat di depan garis finish dengan selisih sangat tipis 0.025 detik, dan meninggalkan Rossi di posisi finish kelima.

Pembalap yang cukup sial adalah Marco Simoncelli. Pembalap asal Italia itu mengawali balapan dari posisi start kedua dan terjatuh di lap pertama. Pembalap berjuluk ‘Super Sic’ itu hanya mampu memperlihatkan ekspresi kecewanya, karena kesempatan untuk meraih kemenangan pertamanya melayang begitu saja. (otosport.co.id)

Hasil MotoGP Estoril Portugal 2011 :
1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team 45m 51.483 detik
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 45m 54.534 detik
3. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 45m 59.141 detik
4. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 46m 8.013 detik
5. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 46m 8.038 detik
6. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 46m 24.058 detik
7. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 46m 30.232 detik
8. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 46m 32.395 detik
9. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 46m 46.370 detik
10. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team 46m 51.180 detik
11. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 46m 51.857 detik
12. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 46m 53.276 detik
13. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP 47m 15.853 detik

Tidak Finish :
Ben Spies USA Yamaha Factory Racing
Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing
Hector Barbera ESP Mapfre Aspar Team
Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini
MotoGP Portugal

Sakit Bagian Punggung, Stoner Sulit Menikung


Untuk pertama kalinya Casey Stoner tidak mampu berada di depan Dani Pedrosa musim 2011 dan hanya mampu bertahan di posisi ketiga sepanjang balapan berlangsung di Estoril, Portugal (1/5) hari ini. Namun dibalik performanya yang kurang tajam di Estoril, Stoner menjelaskan bahwa sepanjang balapan ia mengalami sakit pada bagian punggungnya.

Kondisi ini membuat Stoner tidak mampu menikung dengan cepat, khususnya di tikungan S. Stoner pun hanya bisa mengamankan posisi ketiga dan berusaha agar tidak disalip oleh pembalap lain dari belakang.

“Saya menjalani balapan agak sulit kali ini. Selain karena saya nyaris terjatuh di lap pertama, bagian punggung saya juga mengalami sakit seperti tertusuk. Padahal setting motor sangat memungkinkan untuk meraih hasil terbaik. Beruntung karena saya masih bisa membelokkan motor dari kiri ke kanan dengan normal walaupun tidak seperti biasanya,” ujar Stoner.

Stoner sendiri sebenarnya berharap, di antara 2 pembalap yang ada di depannya melakukan kesalahan jadi ia bisa mendapat hasil yang lebih baik. Namun ternyata Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo tampil sangat bagus tanpa sedikit pun kesalahan yang mereka perbuat. Jadi memang tidak ada jalan bagi Stoner untuk meraih hasil lebih baik dari posisi 3.
MotoGP Portugal

Podium 1 Adalah Bonus Bagi Pedrosa

Podium 1 yang diraih oleh Dani Pedrosa di MotoGP seri Estoril, Portugal (1/5), merupakan bonus baginya. Bukan karena faktor keberuntungan, namun karena kondisi fisiknya yang jauh lebih baik usai melakukan operasi. Pembalap asal Spanyol itu bahkan mengungkapkan bahwa podium 2 baginya di seri ini pun sudah cukup.

Namun ketika ia melihat kemungkinan besar untuk meraih kemenangan di seri tersebut, Pedrosa pun langsung melesat meninggalkan Jorge Lorenzo di lap ke 25 yang memimpin jalannya balap sejak start. Hasil seri ini pun membuat pembalap berbadan mungil itu langsung yakin bahwa kondisi fisiknya semakin cepat membaik.

“Tentunya kemenangan ini adalah hasil yang sangat memuaskan. Namun yang paling utama adalah karena kondisi bahu saya sudah lebih baik. Saat saya sedang berduel dengan Lorenzo, saya hanya bisa tersenyum dan beranggapan jika finish di podium kedua saya akan lebih dari bahagia karena masalah saya sudah hilang. Tapi ternyata saya meraih hasil yang lebih bagus dan ini lebih menyenangkan lagi,” girang Pedrosa.

Hasil ini tidak berarti menunjukkan bahwa Pedrosa sudah fit 100 persen. Masalahnya ia masih merasakan sakit pada beberapa bagian ototnya, tapi sudah tidak mati rasa lagi seperti yang dirasakannya di seri seri perdana MotoGP Qatar (20/3) 2011 lalu.
MotoGP Portugal

Rossi Lebih Percaya Diri Saat Late Braking


Usai menjalani balapan di MotoGP Estoril, Portugal, Valentino Rossi sempat mengungkapkan dengan nada bercanda bahwa ia sengaja memberikan posisi finish 4 kepada Andrea Dovizioso. Namun dibalik pernyataan tersebut sebenarnya Rossi cukup kaget bahwa Dovizioso bisa melakukan hal tersebut dengan sempurna.

“Saya sempat bercanda tentang Dovizioso. Tapi dia memang tampil cukup sempurna. Saya tahu jika Dovi menyalip saya pasti ia akan langsung menjauh ke depan. Beruntung karena saya sekarang lebih percaya diri saat melakukan pengereman. Ini jadi bagian terbaik saya, sehingga saat Dovi unggul keluar tikungan saya mampu menyalipnya sebelum memasuki tikungan,” ungkap Rossi.

Saat Dovi meraih posisi keempat menjelang garis finish, Rossi sendiri tidak mengetahui bagaimana rekan senegaranya itu meraih kemenangan 0.028 detik di depan Rossi. Tapi satu hal yang pasti yaitu Rossi cukup kecewa karena ia tidak mampu memberikan hasil terbaik bagi timnya
MotoGP Portugal

Rossi Sengaja Berikan Posisi 4 Buat Dovi?

Sepanjang balapan MotoGP Estoril Portugal 2011 berlangsung (1/5), Valentino Rossi terlihat bekerja keras untuk melindungi pencapaiannya di posisi keempat. Tapi di lap terakhir, diluar dugaan Rossi disalip oleh Andrea Dovizioso yang terus menguntit di belakangnya. Rossi pun menjelaskan bahwa ia sengaja memberikan hadiah tersebut kepada Dovizioso.

“Saya sengaja memberikan posisi tersebut. Dovizioso memiliki kelebihan dan ia menggunakannya untuk menyalip saya sepanjang balapan berlangsung, hingga akhirnya ia bisa menyalip saya sesuai target. Jika saja bukan karena Dovizioso, saya pasti akan melakukan yang terbaik bagi Ducati,” ungkap Rossi.

Pernyataan Rossi ini tentunya memunculkan pertanyaan baru, mengapa ia memberikan keistimewaan pada Dovizioso? Apakah karena mereka adalah rekan senegara ataukah ada yang lain?  Hmm, bikin penasaran aja!
MotoGP Portugal

Spies Jatuh Karena Kesalahan Tim


Ben Spies mengawali balapan dari posisi start 5 dan melorot hingga posisi 10 kemudian jatuh. Hal ini tentunya cukup mengecewakan bagi pembalap asal Amerika itu. Padahal kemungkinan untuk berjuang untuk podium kemenangan cukup besar. Kabarnya ini karena kecerobohan timnya sendiri, yaitu alat penutup saluran pipa bahan bakar lupa dipindahkan dari motor.

Walaupun alat tersebut sudah tidak menutup pipa bensin di motor Spies, namun posisinya yang tepat berada dekat tuas pengereman membuat Spies merasa tidak nyaman. Akibatnya ia kehilangan konsentrasi untuk memindahkan alat tersebut dan terjatuh setelah melorot di posisi 10.

“Setelah saya tahu bahwa alat tersebut belum dipindahkan saat start berlangsung, saya berupaya memindahkannya sendiri karena alat tersebut tepat berada dekat tuas rem. Alhasil konsentrasi saya hilang dan saya terjatuh. Tentunya saya sangat stress dengan kejadian ini, apalagi saya juga terjatuh di seri sebelumnya,” kesal Spies.

Insiden yang terjadi karena kecerobohan tim Yamaha tersebut, membuat Massimo Meregalli sebagai direktur tim Yamaha Factory Racing merasa sangat bersalah. “Spies kali ini kembali tidak beruntung, karena adanya kesalahan dari tim kami. Untungnya ia tidak terluka dan tidak membuat pembalap lain jadi korban,” jelas Maio.

Spies pun bertekad agar kesalahan yang sama tidak terjadi lagi di seri-seri selanjutnya.
Moto2 Portugal

Marquez Tidak Belajar Dari Pengalaman


Tabrakan yang terjadi antara pembalap tim CatalunyaCaixa Repsol, Marc Marquez dengan pembalap Inggris, Scott Redding di Moto2 seri Portugal pada Minggu (1/5) menandakan emosi Marquez yang cenderung meluap-luap. Namun sebetulnya Marquez lebih tepatnya dikatakan tidak ingin belajar dari pengalaman. Pasalnya 3 seri yang sudah dijalaninya musim 2011, selalu disertai dengan insiden terjatuh.

Parahnya lagi, di seri ketiga Moto2 Estoril, Portugal, akibat kecerobohan juara dunia GP 125 cc tahun 2010 lalu itu, ia juga menyeret Redding yang posisinya berada di bagian luar. Namun ia cukup beruntung karena masih bisa kembali ke lintasan dengan posisi finish 21.

Insiden pertama terjadi saat pembesut motor dengan sasis Suter itu terjatuh di pertengahan lomba seri perdana yang berlangsung di sirkuit Losail, Qatar bulan Maret lalu. Padahal sebelumnya Marquez sempat meraih posisi ke dua saat sesi kualifikasi.

Selanjutnya, kecelakaan Marquez juga berlanjut di seri ke dua di sirkuit Jerez, Spanyol pada 3 April 2011. Kali ini ia sempat memperoleh posisi start keempat dari 37 pembalap kelas Moto2. Sedangkan insiden terakhir diklaim akibat hilangnya kendali Marquez pada motornya saat ingin menyalip dua pembalap sekaligus di lap ke-7.

Tentunya kesalahan ini harus dijadikan bahan evaluasi terbaik bagi Marquez, dan wajib diperbaiki menjelang seri keempat di sirkuit Le Mans, Prancis 15 Mei mendatang. Apalagi jika pembalap Spanyol ini ingin memperoleh poin pertamanya di Moto2 tahun ini.
Moto2 Portugal

Terlalu Memaksa, Ianonne Gagal Podium di Estoril


Jika tak terjadi insiden pada 4 lap menjelang akhir lomba Moto2 Estoril, Portugal (1/5), Andrea Ianonne tentu dapat menjadi ‘man of the race’ di ajang Moto2 pada seri tersebut. Bagaimana tidak, Ianonne yang start ditempat ke-14, secara mengejutkan mampu meraih posisi pertama di beberapa lap menjelang akhir lomba. Namun sayangnya, kegigihannya harus terhenti setelah terjatuh di lap 22.

Kecerobohannya kali ini harus jadi pelajaran bahwa terlalu memaksakan untuk tampil sempurna, bukan jaminan untuk menang. Tak heran, meski sempat memimpin klasemen sementara tahun lalu, akhirnya Ianonne harus takluk di hadapan sang juara, Toni Elias. Emosi berlebihan dan memacu motor melebihi kemampuannya memaksa Ianonne harus berulangkali jatuh saat memperebutkan posisi podium.

Seperti ditunjukan saat seri Portugal lalu dimana keperkasaan pembalap tim Speed Master ini sangat terasa. Pasalnya ia sempat terseok ke posisi 17 selepas lampu hijau menyala. Namun dengan kemampuannya menjinakan tunggangannya, Ianonne mampu melesat ke posisi 10 besar hanya dengan beberapa putaran saja. 

Menjelang akhir balapan, Ianonne bertarung sengit dengan pimpinan lomba Stefan Bradl dan Julian Simon. Sayangnya, Ianonne yang sedang memimpin pada lap 22 tak memperhitungkan faktor kompon ban yang telah dipakainya secara ekstrem untuk mengalahkan lawan-lawannya. Iannone justru terjatuh di chicane, dimana grip bannya sudah cukup licin.

Tampaknya Ianonne harus terus mengevaluasi emosinya yang meledak-ledak saat balap. Lalu, bagaimana kiprahnya di seri ke empat yang berlangsung di sirkuit Le Mans, Prancis 2 pekan mendatang? Kita tunggu saja.